Turun dari sebuah mobil, Wanita itu berjalan setengah berlari menuju Halte. Disaat Akupun berlari mengejar bus yg tidak berhenti tepat di depan halte. Bahu kami bersinggungan, barang yg dibawa gadis itu berhamburan.
Aku menoleh, melihat kearah gadis itu yang terduduk sambil memungut barangnya. Gadis itu tersenyum, membalas senyum permintaan maafku.
Saat didalam bus aku baru menyesali diri, mengapa aku tidak berhenti sejenak untuk ikut memunguti barang gadis itu yang terjatuh tadi. Aku tersenyum mengiringj keberangkatan bus yang kutumpangi, dalam hati bergumam ;
" Kayak iklan ajah '.
Nganjuk, 5 September 2018
2 komentar:
Pas baca paragraf awal, terutama saat bahu bersinggungan, saya langsung teringat dengan adegan-adegan di sinetron. Pas jalan terus tabrakan, abis itu tatap-tatapan. Ternyata endingnya di luar dugaan~
Keren, Mas 😁
terima kasih atas tanggapanya, ini FF saya yg pertama...sudah ketakutan disemprot PJ eh aman...teroma kasih sdh berkunjung...
Posting Komentar